Ketika Moms mendengar bayi menangis rasanya langsung ingin menggendong dan menenangkannya bukan? Nah, sebenarnya ini yang terjadi pada otak ketika mendengar bayi menangis.

Apakah ini yang dinamakan naluri seorang ibu? Mungkin saja iya Moms. Tetapi baru-baru ini penelitian menemukan sesuatu yang lebih primal ketika kita mendengar bayi menangis.

Ini dikarenakan kualitas suara yang sangat spesifik dari teriakan bayi memicu amigdala, atau wilayah otak yang menghasilkan respon ketakutan. (Alarm jam dan alarm mobil juga memicunya). Ini membantu menjelaskan respon fisik kita terhadap tangisan bayi seperti detak jantung yang cepat, tekanan darah meningkat, panik atau ketidaknyamanan.

Untuk mencapai kesimpulan tersebut, peneliti pertama-tama menganalisis database teriakan yang terekam untuk menentukan dengan tepat apa sebenarnya yang membedakan suara dari yang lain. Jawabannya: teriakan yang tepat bisa mengubah kebisingan 100 kali tiap detik, dibandingkan rata-rata empat atau lima perubahan per detik yang terjadi saat seseorang sedang berbicara. Kemudian para peneliti menghubungkan para relawan dengan MRI fungsional dan memetakan aktivitas otak mereka saat mendengarkan berbagai suara, termasuk jeritan. Saat itulah mereka menemukan hubungannya dengan amigdala.

Jadi, penelitian ini menjelaskan reaksi Moms mengapa rasanya ingin cepat-cepat menenangkan atau berbuat sesuatu ketika mendengar bayi menangis bukan? Demikian yang kami kutip dari parents.com

 

Baca juga: Dibalik Tangisan Bayi Ternyata Ada Manfaatnya!

Tags:
0 shares
Previous Post

Si Kecil Demam, Kapan Harus Dibawa ke Dokter?

Next Post

Jika Bayi Alergi Susu Sapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jika Bayi Alergi Susu Sapi