Persalinan lewat operasi sesar memang tak ada hubungannya dengan area vagina. Tetapi, berhubungan seks pasca sesar tetap ada aturannya.

Banyak yang beranggapan bahwa berhubungan seks pasca sesar akan lebih mudah. Nyatanya, tidak selalu begitu loh!

Persalinan melalui sesar melibatkan otot perut sang istri. Namun bukan berarti mereka tak akan mengalami pendarahan melalui vagina. Pendarahan akan tetap terjadi walau tak sebanyak lewat persalinan normal.

Baca juga: Tips Bercinta Usai Melahirkan untuk Para Dads

Biasanya, dokter akan menganjurkan Moms dan Dads kembali berhubungan seks pasca sesar sekitar 4 hingga 6 minggu setelahnya. Walau begitu, Dads harus tetap memperhatikan kondisi fisik dan emosi Moms ya.

Tentu saja ini karena situasi pasca melahirkan akan lebih sulit dari sebelumnya. Di saat Moms harus menjalani proses pemulihan, si Kecil juga tetep harus diperhatikan. Energi dan pikiran akan terkuras dengan sangat banyak.

Ilustrasi suami istri. (Naukri Nama)

Belum lagi perubahan hormon karena menyusui yang membuat Moms jadi tak bergairah. Pikiran juga akan mengganggu Moms karena takut terjadi hal yang tak diinginkan pada jahitannya.

Yang perlu dilakukan oleh Moms dan Dads adalah komunikasi secara efektif. Utarakan kapan hubungan seksual bisa dilakukan kembali. Komunikasi yang terbuka bisa membuat hubungan kalian tetap hangat.

Jangan lupa untuk menghindari posisi seks yang menekankan daerah sekitar perut. Posisi ini akan membuat Moms tidak nyaman.

Perhatikan pula jahitan Moms pasca operasi. Jika terjadi pembengkakakan, kemerahan, nyeri dan tampak terbuka, alangkah baiknya langsung berkonsultasi pada dokter ya.

Tags:
0 shares
Previous Post

Stunting, Apa Sih Sebenarnya?

Next Post

Ternyata Kehamilan Menular, Loh! Tapi Siapkah Kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ternyata Kehamilan Menular, Loh! Tapi Siapkah Kamu?