Faktanya, anak usia enam bulan pun bisa merasakan kemarahan ayah dan ibunya yang bertengkar di depan anak.

Hampir semua pasangan suami istri pernah bertengkar di depan anak nya. Hal ini bisa dikatakan lumrah, namun tak bisa dibenarkan. Jika memang harus beradu argumen di depan mereka, apakah Moms dan Dads sudah melakukannya dengan benar?

Apabila Moms dan Dads masih suka bertengkar di depan anak dengan cara berteriak dan bahkan berkata kasar satu sama lain, artinya kalian belum bisa melakukannya dengan baik. Waspada loh, pertengkaran yang hebat di depan anak bisa menimbulkan dampak buruk bagi mereka.

Baca juga: 5 Tips Sukses Berkeluarga untuk Pengantin Baru

Faktanya, menurut psikologis dari Universitas Notre Dame, Indiana, yang dikutip Parents, anak usia enam bulan bahkan bisa merasakan konflik yang ada pada orangtua mereka, termasuk pertengkaran secara verbal atau fisik. Tekanan darah mereka akan meningkat ketika orangtuanya saling berteriak walau mereka belum paham apa yang orangtuanya bicarakan.

Ilustrasi orangtua dan anak menangis. (Parents magazine)

Sebuah studi juga mengungkapkan bahwa cara orangtua berkomunikasi satu sama lain bisa memengaruhi kesejahteraan anaknya. Mereka akan merasa aman, percaya diri dan mampu mengeksplorasi dunianya dengan baik.

Cara Moms dan Dads mengendalikan kemarahan juga akan berdampak pada mereka ketika mengendalikan amarahnya. Jika mereka tak pernah belajar bagaimana caranya mengutarakan perasaan, mereka mungkin akan tumbuh menjadi orang dewasa yang tertutup dan berpikir bahwa semua masalah tak bisa diselesaikan.

Tapi Moms dan Dads jangan sampai salah. Memendam amarah hingga seluruh anggota keluarga tak mengetahuinya juga tak baik bagi kondisi mereka. Anak perlu paham bahwa dalam keluarga yang bahagia sekalipun, kemarahan adalah salah satu emosi yang normal dimiliki semua orang.

Moms dan Dads bisa beradu argumen dengan baik tanpa perlu berteriak atau bahkan memukul. Ini menunjukkan bahwa berargumen adalah bagian dalam hidup manusia. Namun bukan berarti orangtuanya tak menyukai satu sama lain.

Nah, mulai sekarang, belajar lebih bijak lagi ya Moms dan Dads.

 

Tags:
0 shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Hindari Kesalahan Ini Untuk Memiliki Hubungan Harmonis Sepanjang Masa